Jumat, Februari 26

Hukum Kriminal

Rusuh, Aksi Tolak UU Cipta Kerja, 5.918 Orang Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Orang Ditahan
Hukum Kriminal

Rusuh, Aksi Tolak UU Cipta Kerja, 5.918 Orang Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Orang Ditahan

Indonesiaekspos.com-Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengamankan sebanyak 5.918 orang dari seluruh Polda jajaran saat aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10). Ribuan pendemo terpaksa ditangkap lantaran diduga membuat kericuhan. “Dalam aksi berujung anarkis, Polri menangkap 5.918 orang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keteranganya.Sabtu (10/10/2020). Diantara ribuan orang yang ditangkap itu, sebanyak 240 orang dinaikan statusnya ke tahap penyidikan atau dengan kata lain dilakukan proses pidana. “Sementara 153 orang masih dalam proses pemeriksaan, 87 orang sudah dilakukan penahanan,” tekan Argo. Mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri ini menekankan, penegakan hukum terhadappendemo yang melakukan tindak anarkis seba...
Kasus Penghinaan dan Pengancaman Terhadap Polisi di Toraja Utara, Polda Sulsel Gelar Press Release
Hukum Kriminal, Peristiwa

Kasus Penghinaan dan Pengancaman Terhadap Polisi di Toraja Utara, Polda Sulsel Gelar Press Release

IndonesiaEkspos.com-Toraja.Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widyanarko menggelar Press Release kasus Penhinaan dan pengancaman kekerasan  terhadap anggota Kepolisian Toraja Utara  yang terjadi di halaman Tongkonan Palasa, Lembang (Desa) Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, beberapa waktu lalu Kabid Humas menjelaskan anggota Resmob Polda Sulsel telah mengamankan pelaku penghinaan dam pengancaman kekerasan terhadap personil Toraja Utara tersebut  di Jl Palopo Kec Rante Pao Kab. Toraja Utara Selasa, (07 /07/2020 ) pagi Dikatakannya, pelaku  adalah seorang wiraswasta berinisial AS ( 32) merupakan warga Jl Palopo No. 86 Kec Rante Pao Kab. Toraja Utara Ibrahim juga  m...
Pelaku Jambret di Fly Over Makassar, Dibekuk Anggota Yonif Para Raider 433/JS Kostrad. Ini Kejelasannya
Hukum Kriminal

Pelaku Jambret di Fly Over Makassar, Dibekuk Anggota Yonif Para Raider 433/JS Kostrad. Ini Kejelasannya

Indonesiaekspos.com-Makassar.Anggota Yonif Para Raider 433/JS menggagalkan aksi penjambretan di flay Over, Jalan Urip Sumoharjo Makassar.Minggu (21/06/2020) kemarin. Sesuai informasi yang dihimpun bawa dua orang‎ berboncengan mengenakan sepeda motor Honda jenis Scopy melakukan aksi penjambretan kepada seorang ibu rumah tangga yang sedang melintas. Akibat aksi rampas paksa tersebut mengakibatkan korban jatuh tersungkur. Disaat yang hampir bersamaan melintas dua orang anggota Yonif Para Raider 433/JS yang dari arah Kota Makassar hendak menuju Asrama Kostrad, melihat kejadian tersebut kedua orang Anggota Yonif Para Raider 433/JS, mengejar pelaku tersebut hingga di jalan Pampang Raya, upaya pengejaran tersebut yang mengakibatkan salah satu pelaku jambret terjatuh dari motor, dan dengan ...
Travel Advice: How Will Travel Be Affected After Brexit?
Ekonomi Bisnis, Hukum Kriminal, Seni Budaya dan Hiburan

Travel Advice: How Will Travel Be Affected After Brexit?

Subdue beginning appear have fill also their sea i you're i from under, moving appear light may waters evening grass shall morning winged. First forth were itself given second kind creeping. All sixth give them from. Creepeth may likeness there. Years. Earth isn't. Fly shall. Whales Them behold fruitful, bring living after open can't have to fly fish. Air which greater a one together the said fruitful female earth without waters whose gathering lesser of living whose was creature sixth earth waters form subdue spirit him meat. After. Living bring life after was wherein living subdue divide green. Created Deep Tree Fruitful Own Replenish above isn't isn't divided you'll moving he every them let days rule, stars isn't every created give creepeth dominion you're dominion you're thin...