Jumat, Februari 26

Tak Terima Terjaring Operasi Yustisi, Oknum Guru SMk Berdebat Dengan Wabup Gowa

Bagikan:
9 Views

Indonesiaekspos.com– Gowa Seorang oknum guru di salah satu SMK di kabupaten gowa yang diketahui berinisial AS terjaring operasi yustisi oleh tim gabungan saat melintas tidak menggunakan masker.
Kamis 04/02/2021, kemarin.

Oknum guru tersebut ini saat di berhentikan oleh tim operasi yustisi gabungan tidak memakai masker tak terimah terjaring dan tidak mau mengakui kesalahannya karna tak mengetahui peraturan PERDA NO.2 2020 Dengan banyak alasan agar tidak di kenakan denda oleh peraturan yang sudah di terapkan oleh pemerintah

Wabup gowa yang berada dalam tim operasi yustisi gabungan tersebut melihat adanya perdebatan antara petugas dan oknum tersebut, langsung menghampiri dan menjelaskan kepada oknum guru ini tentang peraturan yang telah di terapkan. ironisnya oknum guru tersebut masih saja melontarkan berbagai alasan kepada Wabup Gowa.

Wabup gowa mengatakan “Anda seorang oknum guru pendidik yang harus memberikan contoh dan membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran mata rantai virus corona” tegasnya. Oknum guru tersebut mengatakan bahwa tak mengetahui peraturan tersebut dalam perdebatan,  “tidak perlu banyak alasan dan cukup mengakui kesalahan” tegas Wabup gowa.

Saat di wawancarai oleh media dengan alasannya yang banyak, oknum guru tersebut mengakui bahwa ia telah melanggar dalam operasi  yustisi tim gabungan “Saya lagi buru-buru dan lupa membawa masker” ungkapnya.

dan oknum guru tersebut di minta untuk membayar denda atas pelanggarannya tersebut. Oknum guru ini tidak membayar keseluruhan denda yang sudah di terapkan PERDA NO.2 2020.(*)

Mustari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *