Jumat, Februari 26

Bersama Super Biota, Hasil Panen Masyarakat Adat Desa Bontomanai, Jadi Melimpah

Bagikan:
101 Views

Indonesiaekspos.com-Maros.
Komunitas masyarakat adat Bulu Lewang, desa Bontomanai, Kec. Tompobulu, kab. Maros, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman), adakan Musyawarah bersama dengan beberapa komunitas masyarakat adat.

Dalam musyawarah tersebut selain membahas tentang bagaimana Masyarakat adat lawan covid-19, juga tentang kedaulatan pangan. Ahad (9/8/20).

Terkhusus pembahasan tentang kedaulatan pangan, yang mana diketahui bahwa untuk sekarang ini, sudah banyak produksi pangan masyarakat adat di desa tersebut sangat organik.

Dan dengan penerapan metode yang terbilang cukup gampang, serta memiliki banyak keunggulan dan berbagai manfaat, kelompok tani tidak lagi mesti harus mengeluarkan banyak biaya dan menguras tenaga.

Oleh salah satu pemangku adat, Dg Akbar, menyebut bahwa masyarakat adat setempat kini telah menemukan sebuah produk untuk memaksimalkan hasil panen tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat besar.

“Ketika berbicara soal produktivitas, itu akan membutuhkan biaya besar, dan bahkan bisa menghilangkan tradisi masyarakat adat, akan tetapi setelah saya mencoba menggunakan pupuk organik Super Biota, hasil panen padi berlimpah, sama halnya ketika menggunakan pupuk kimia sebagai penyubur,  bahan pembasmi hama, dan lainnya yang cara pemakaiannya pun secara terpisah, itu harganya jauh kali lipat, dan pastinya berbanding terbalik dengan pupuk super Biota”, jelas Dg Akbar.

Lebih lanjut, “Dengan demikian, ini akan bisa jadi peluang sebagai pasokan pangan di daerah lain, namum perlu ada pembentukan pasar, sosialisasi, dan pemahaman, ke sejumlah kelompok tani lainnya, agar komoditas pangan, khususnya tanaman padi, bisa lebih berkualitas dan memiliki nilai tambah”, pungkasnya.

Penulis : Dirga Pratama.







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *