Jumat, Februari 26

Kenakalan Remaja Meresahkan Masyarakat

Bagikan:
70 Views

Oleh Frans Kato

Indinesiaekspos.com-Opini.
Emosi merupakan bagian dari jiwa manusia . Jiwa itu adalah pikiran , perasan, perilaku. Fenomena ini jika kita melihat dengan realita  kehidupan kita sehari – hari , ada benarnya .

Oleh karena itu untuk membahas lebih mendalam kita akan mengulas mengapa kenakalan  remaja terjadi ? Ada tiga hal yang membedakan tentang kenakalan remaja , pertama , kenakalan biasa , kedua ,kenakalan yang menjurus kepada pelanggaran /kejahatan , ketiga ,kenakalan khusus . Dari ketiga kenakalan tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut . Yang dimaksud dengan kenakalan biasa masih dalam batas kewajaran seperti bolos sekolah , corat coret mobil, tidak sopan terhadap guru, merokok dan tidak hormat kepada orang tua . Sedangkan kenakalan yang menjurus kepada pelanggaran / kejahatan seperti mencuri barang, mengancam, menikam , membawa kendaraan tanpa membawa surat – surat yang diwajibkan, mengancam guru, menganiaya orang tua , memalsu tanda tangan, masuk pada kategori kejahatan .

Sedangkan pelanggaran / kejahatan khusus , seperti hubungan seks di luar nika , perkosaan terhadap anak dibawah umur , melarikan gadis , penyalahgunaan narkotika. Peristiwa yang terjadi tersebut merupakan tanggung jawab dari  orang tua ,karena sekolah hanya membantu, bukan mengambil peran orang tua . Di sekolah waktunya hanya delapan jam sedangkan di rumah, enam belas jam . Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya kerja sama antara sekolah dengan orang tua, sehingga memudahkan untuk berkordinasi dan mengetahui secara pasti kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh pelajar . Yang perlu kita pahami bahwa usia remaja sepertinya berada pada fase yang penuh gejolak karena masuk pada perubahan dari masa kanak – kanak menuju fase dewasa . Fase ini pelajar sering mengalami goncang – goncangan , sering memberontak, keinginannya menggebu gebu, tidak mau didkkte karena merasa dirinya sudah bukan anak kecil lagi, meskipun kenyataan bila dilepas masih belum mampu berdiri sendiri ,itulah yang terjadi pada remaja .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *